Author Guidelines
Penulis yang mengirimkan naskah ke ONO NIHA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat diharapkan mengikuti pedoman penulisan berikut untuk memastikan kesesuaian naskah dengan standar dan ketentuan jurnal.
Title (Judul)
Judul artikel harus singkat, jelas, informatif, dan mencerminkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan. Judul sebaiknya menggambarkan permasalahan, tujuan, atau bentuk kegiatan pengabdian serta konteks masyarakat atau lokasi kegiatan yang relevan.
Author's Name (Nama Penulis)
Nama penulis ditulis lengkap tanpa gelar akademik. Setiap penulis harus mencantumkan afiliasi institusi, alamat institusi, dan alamat email. Untuk artikel hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa dapat mencantumkan nama dosen pembimbing atau anggota tim pengabdian sesuai dengan kontribusi masing-masing.
Abstract (Abstrak)
Abstrak ditulis secara ringkas dan jelas dalam 200–250 kata. Abstrak harus memberikan gambaran menyeluruh mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, meliputi latar belakang atau permasalahan mitra, tujuan kegiatan, metode pelaksanaan, hasil dan dampak kegiatan, serta kesimpulan. Abstrak harus mampu menggambarkan manfaat kegiatan bagi masyarakat dan ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Keywords (Kata Kunci)
Kata kunci terdiri atas 3–5 kata atau frasa yang mencerminkan topik utama artikel, metode pelaksanaan, sasaran kegiatan, atau bidang pemberdayaan masyarakat. Kata kunci harus relevan dengan isi artikel dan ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Introduction (Pendahuluan)
Pendahuluan memuat latar belakang permasalahan yang dihadapi masyarakat atau mitra, kondisi dan potensi wilayah sasaran, serta alasan pentingnya kegiatan pengabdian dilaksanakan. Bagian ini juga mencakup tinjauan pustaka yang relevan, hasil kegiatan atau program terdahulu yang menjadi landasan, identifikasi kebutuhan masyarakat, serta tujuan kegiatan pengabdian. Penulis perlu menjelaskan kontribusi atau nilai tambah kegiatan dalam menyelesaikan permasalahan dan meningkatkan kapasitas masyarakat.
Method (Metode Pelaksanaan)
Bagian metode menjelaskan tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara sistematis. Uraian mencakup lokasi dan waktu kegiatan, profil dan karakteristik mitra atau kelompok sasaran, metode identifikasi permasalahan dan kebutuhan masyarakat, pendekatan yang digunakan, tahapan pelaksanaan program, serta teknik evaluasi keberhasilan kegiatan. Metode dapat meliputi sosialisasi, pelatihan, penyuluhan, pendampingan, penerapan teknologi, pemberdayaan partisipatif, atau pendekatan lain yang sesuai dengan tujuan kegiatan.
Results and Discussion (Hasil dan Pembahasan)
Bagian ini menyajikan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian beserta pembahasannya. Penulis perlu menjelaskan proses pelaksanaan program, keterlibatan masyarakat, hasil yang dicapai, serta perubahan atau manfaat yang dihasilkan bagi kelompok sasaran. Pembahasan hendaknya menghubungkan hasil kegiatan dengan tujuan yang telah ditetapkan, permasalahan awal, dan referensi ilmiah yang relevan. Keberhasilan kegiatan dapat dijelaskan melalui data evaluasi, perubahan pengetahuan atau keterampilan, peningkatan kapasitas masyarakat, dokumentasi kegiatan, maupun indikator lain yang sesuai. Tabel dan gambar dapat digunakan untuk memperjelas hasil yang diperoleh.
Conclusion (Kesimpulan)
Kesimpulan memuat ringkasan hasil utama kegiatan pengabdian yang menjawab tujuan dan permasalahan yang telah diidentifikasi. Kesimpulan harus ditulis secara singkat, jelas, dan berdasarkan hasil kegiatan. Penulis juga dapat menyampaikan rekomendasi untuk keberlanjutan program, pengembangan kegiatan berikutnya, atau penerapan program pada masyarakat dengan karakteristik serupa.
References (Daftar Pustaka)
Penulisan referensi menggunakan gaya sitasi IEEE. Semua sumber yang dicantumkan dalam daftar pustaka harus dirujuk dalam teks artikel, dan setiap sumber yang dirujuk dalam teks harus tercantum dalam daftar pustaka. Penulis disarankan menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, EndNote, atau Zotero. Referensi sebaiknya berasal dari sumber ilmiah yang relevan dan kredibel, seperti artikel jurnal, buku akademik, prosiding, dan dokumen resmi. Disarankan menggunakan sekurang-kurangnya 15 referensi yang relevan, dengan prioritas pada publikasi lima tahun terakhir.
Tables (Tabel)
Tabel diberi nomor secara berurutan sesuai dengan urutan kemunculannya dalam artikel, misalnya Tabel 1, Tabel 2, dan seterusnya. Judul tabel diletakkan di atas tabel dan ditulis secara jelas. Setiap tabel harus dirujuk dalam teks serta menyajikan informasi yang relevan dengan pelaksanaan, hasil, atau evaluasi kegiatan pengabdian. Sumber data dicantumkan apabila tabel menggunakan atau mengadaptasi data dari sumber lain.
Figures (Gambar)
Gambar diberi nomor secara berurutan sesuai dengan urutan kemunculannya, misalnya Gambar 1, Gambar 2, dan seterusnya. Keterangan gambar diletakkan di bawah gambar dan ditulis secara jelas. Setiap gambar harus dirujuk dalam teks. Gambar dapat berupa dokumentasi kegiatan, diagram alur pelaksanaan program, grafik hasil evaluasi, peta lokasi, atau ilustrasi lain yang mendukung penjelasan kegiatan pengabdian. Penulis harus memastikan bahwa gambar memiliki kualitas yang memadai serta memperhatikan izin penggunaan dan privasi pihak yang ditampilkan.
Numbering (Penomoran)
Penomoran menggunakan angka Arab (1, 2, 3, ...) atau huruf (a, b, c, ...) secara konsisten. Penggunaan daftar bernomor lebih disarankan daripada tanda bullet apabila diperlukan untuk menguraikan tahapan kegiatan atau informasi yang berurutan.
Article Template (Templat Artikel)
Untuk memudahkan penulis dalam menyiapkan naskah sesuai dengan ketentuan ONO NIHA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, penulis diharapkan menggunakan template artikel yang telah disediakan oleh pengelola jurnal.
