KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Kohesi
<p align="justify">KOHESI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is a scholarly journal that publishes research articles in the field of Indonesian Language and Literature Education. The journal is published by the Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Nias Raya, and releases two issues annually, in March and September.</p>Universitas Nias Rayaen-USKOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia2715-162XMODEL PEMBELAJARAN BAHASA BERBASIS FLIPPED CLASSROOM DALAM MENUNJANG KEMAMPUAN SISWA MENULIS PUISI
https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Kohesi/article/view/2328
The delivery of instructional materials has increasingly incorporated digital technology, as evidenced by its implementation across various levels of education. One of the commonly adopted instructional models is the flipped classroom. This model has gained popularity due to its effectiveness in supporting the teaching and learning process. This article aims to analyze several studies investigating the implementation of the flipped classroom model and its impact on language learning. The research employed a literature review method, involving an analysis of findings from relevant scholarly articles. The results of the literature review indicate that the implementation of the flipped classroom model has positive impacts on both teachers and students. Through the flipped classroom approach, students benefit from greater flexibility in managing their learning time, gain preliminary understanding of learning materials before classroom instruction, and improve their learning motivation and skills, particularly in poetry writing. Meanwhile, for teachers, implementing the flipped classroom model presents a significant challenge that encourages them to enhance their information technology (IT) competencies.Faiza Najma KhoirunissaAni Rakhmawati
Copyright (c) 2026 KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
2026-09-302026-09-307111110.57094/kohesi.v7i1.2328LITERASI BAHASA GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENDIDIK GENERASI Z BERDASARKAN PRINSIP ALKITAB DI KELURAHAN HINEKOMBE – SENTANI
https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Kohesi/article/view/5853
Penelitian ini mengkaji praktik literasi bahasa guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam mendidik Generasi Z berdasarkan prinsip Alkitab di Kelurahan Hinekombe, Sentani. Guru PAK dihadapkan pada tantangan komunikasi yang unik karena karakteristik Generasi Z sebagai digital natives yang memproses informasi secara visual dan multimodal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari lima guru PAK di jenjang sekolah menengah (SMP-SMA) dan dua belas peserta didik Generasi Z kelahiran 2008–2012. Temuan mengungkapkan bahwa mayoritas guru PAK memiliki kesadaran akan pentingnya adaptasi bahasa, namun menghadapi kendala konkret berupa kesenjangan digital, terbatasnya penguasaan literasi multimodal, dan kurangnya keselarasan antara strategi komunikasi pedagogis dengan karakteristik belajar generasi digital. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kompetensi literasi bahasa berbasis Kolose 4:6 yang mencakup dimensi kasih (charis), kebijaksanaan (halas), dan responsivitas personal (apokrinesthai).Rumeni Br. Silitonga
Copyright (c) 2026 KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
2026-11-022026-11-0271122210.57094/kohesi.v7i1.5853BENTUK FRASA BERDASARKAN KESETARAAN DISTRIBUSI DALAM TEKS BERITA PADA KORAN DIGITAL KOMPAS.COM: STUDI KASUS DALAM TEKS BERITA KESEHATAN
https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Kohesi/article/view/2470
<p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk frasa endosentris dan eksosentris dalam teks berita kesehatan yang diterbitkan oleh koran digital <em>Kompas.com</em>. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui teknik simak dan catat pada frasa-frasa yang terindikasi sebagai frasa endosentris dan eksosentris dalam artikel berita kesehatan berjudul “Waspada Bahaya Klorin pada Tisu, Miutiss Hadirkan Tisu Bambu Ramah Lingkungan” yang terbit pada 1 Desember 2024. Hasil identifikasi bentuk frasa terhadap 62 data yang terkumpul berdasarkan distribusi unsurnya, ditemukan bahwa bentuk frasa yang paling dominan digunakan yaitu frasa endosentris atributif, diisi oleh nomina, adjektiva, dan numeralia. Dominasi ini menunjukkan upaya penulis berita dalam menyajikan informasi secara padat, jelas, dan mudah dipahami, sesuai dengan kebutuhan penyampaian informasi yang faktual dan objektif dalam berita kesehatan. Selain frasa endosentris atributif, bentuk frasa endosentris yang ditemukan pada teks berita ini meliputi frasa endosentris koordinatif dan frasa endosentris apositif. Sementara itu, bentuk frasa eksosentris yang ditemukan hanya berjenis direktif yang berfungsi untuk memberikan petunjuk makna dan memfokuskan pada aspek-aspek tertentu dari informasi yang disampaikan. Penelitian ini juga berhasil mengidentifikasi pola frasa yang ditemukan dalam kalimat yang dapat memberikan gambaran secara jelas tentang struktur sintaksis teks serta fungsi frasa-frasa tersebut secara umum dalam teks berita ini untuk memperkaya informasi dan memberikan penjelasan yang lebih mendetail. Temuan ini menunjukkan bahwa frasa endosentris dan eksosentris banyak digunakan dalam teks berita di koran digital, salah satunya tentang kesehatan. Penggunaan ini dapat membantu menciptakan konstruksi kalimat yang lebih kompleks yang dapat memperjelas makna, memberikan informasi yang tepat dan terarah, dan meminimalisasi terjadinya interpretasi ganda di kalangan pembaca.</p>Aninda Ayu Sitorismi
Copyright (c) 2026 KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
2026-09-302026-09-3071233810.57094/kohesi.v7i1.2470MITOLOGI DAN BUDAYA MASYARAKAT TENTANG ANJING SEBAGAI LELUHUR DI KAMPUNG SABRON YARU DISTRIK SENTANI BARAT KABUPATEN JAYAPURA - PAPUA
https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Kohesi/article/view/5854
This article examines the theological dimensions of a belief system held by the community of Sabron Yaru Village, West Sentani District, Jayapura Regency, Papua, in which dogs are regarded as ancestral beings equivalent to humans. This belief is rooted in mythological narratives transmitted orally across generations and gives rise to a taboo against consuming dog meat as an ethical consequence. The study employs a qualitative-descriptive approach with biblical hermeneutics and contextual theology as its primary methods. Analysis is conducted through three lenses: (1) an anthropological review of the functions of mythology and totemism in shaping communal identity, (2) an exegesis of Genesis 1:26-27 affirming humanity's uniqueness as imago Dei, and (3) a missiological reflection on the dialogue between the Gospel and local culture. Findings indicate that this belief contains totemic elements functioning as social solidarity bonds, yet theologically contradicts the doctrine of human creation as distinctly made in the image of God. The study recommends a contextual pastoral approach that is dialogical, inclusive, and transformative, guiding communities toward a fuller understanding of faith without sacrificing their cultural roots.Sarce M. GarjalayRumeni Br. SilitongaBony Makal
Copyright (c) 2026 KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
2026-11-022026-11-0271394910.57094/kohesi.v7i1.5854